Pentingnya Brand Bagi Pengusaha Kecil. Studi Kasus: Muffine


Saya ingin berbagi kepada teman-teman pengusaha kecil ataupun yang ingin menjadi pengusaha.  Saya sangat mendukung dan mendorong bagi teman-teman untuk menjadi pengusaha.

Kenapa?

Pada mulanya saya bekerja di BUMN, perusahaan swasta local dan kemudian asing. Saat itu saya bekerja untuk memberikan keuntungan bagi perusahaan dan sebagai imbalan saya mendapatkan gaji. Kalau saya menjadi pemilik perusahaan dan membuka lapangan pekerjaan. Berarti saya bisa memberikan pekerjaan buat minimal 20 karyawan. Tentunya usaha saya harus terus meningkat.

Kali ini saya akan berbagi mengenai pentingnya Brand bagi sebuah usaha. Seringkali pengusaha kecil beranggapan bahwa Brand tidak terlalu penting, dan sering kali saya mendengar “brand itu mahal” saya kan bukan Coca-Cola. Jika kita memiliki paradigma semacam ini, sampai kapanpun Brand Anda akan memiliki nilai rendah.

Kenapa?

Mari saya jelaskan mengenai “5 Hal Besar” yang harus dimiliki bagi sebuah perusahaan.

  1. Pertumbuhan: Setiap usaha harus berkembang, dari uang dan asset yang dimiliki oleh perusahaan
  2. Keuntungan: Dimana-mana usaha harus mendapatkan keuntungan bersih
  3. Aliran Uang (Cashflow): Kita harus dengan pintar mengatur arus kas keuangan dengan cara mempertahankan arus uang keluar dan masuk dengan benar. Tujuannya jangan sampai arus keluar lebih besar dari pada arus masuk. Saya rasa ini matematika biasa.
  4. Meningkatkan Nilai Aset: Dari poin 1 s.d. 3 diatas, kita harus dengan cerdik meningkatkan nilai aset. Seperti, memiliki kantor, ruko, dan aset lainnya yang nilainya meningkat dimasa akan dateng. dll
  5. Melindungi dan Menjual: Yang pasti usaha yang baik harus dilindungi sehingga akan sulit untuk diklaim oleh orang lain. Bagaimana dengan Menjual. Banyak orang berkata “usaha saya bagus sekali, buat apa saya jual.” Memang benar, namun kita harus mengetahui nilai perusahaan jika ingin dijual. Dari sini dapat terlihat apakan perusahaan Anda baik atau tidak. Apakah ada perkembangan nilai jual dari tahun ketahun. Contohnya detik.com yang terjual dengan nilai Rp 500M

Sekarang, apa hubungannya dengan Brand. Brand dapat mendongkrak nilai jual dengan bahan baku yang relative sama-sama saja.

Mari kita cari tahu definisi sebuah Brand:

  • Sebuah nama, istilah, tanda, simbol, atau desain, atau kombinasi dari mereka, dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan untuk membedakan mereka dari para pesaing
  • Adalah janji yang menciptakan preferensi
  • Aset yang menambahkan nilai finansial
  • Brand terletak pada pikiran dan hati dari pelanggan. Ini adalah hasil dari pengalaman total pelanggan yang membangun selama bertahun-tahun. (Chartered Institute of Management, 2003)

Mari kita bahas implikasi dari Brand yang kita dapat lihat di keseharian kita:

Contoh 1: Toyota dan Daihatsu dengan Avanza dan Xenia. Dengan spesifikasi sama. ke dua mobil ini bentuknya sama, bahan bakunya sama, interior sama, semuanya sama. Jika di kilokan, harga per kilogramnya akan sama. Namun mengapa harga jual Toyota Avanza lebih mahal dari Daihatsu Xenia? Nah disini artinya, Brand, seperti yang saya sebutkan sebelumnya, dapat meningkatkan nilai jual.

Contoh lainnya: Pernah jalan2 ke hypermarket kan? Dibagian rempah-rempah coba cari lada dengan kemasan design dan logo menarik dan modern. Kemudian cari lada dengan bungkusan yang gaya kuno, jadul, gitu-gitu aja. Coba bandingkan, jika nilai beratnya sama, mana yang lebih mahal, dan mana yang lebih menarik dan membuat Anda lebih percaya dengan kemasan yang menarik dan modern. Bisa jadi selisih harga jauh sekali. Hanya menambahkan arti Brand dalam sebuah kemasan, harga dapat meningkat.

Mudah-mudahan 2 contoh diatas dapat memberi gambaran tentang dampak Brand terhadap konsumen dan nilai lebih yang didapatkan dari pemilik Brand dengan yang sebenarnya bahan bakunya sama.

OK…OK…Kalau saya mulai melek Brand bagaimana dengan beriklan, butuh dana besar sekali?

Untungnya, di era digital saat ini terutama dengan Social Media, Anda dengan mudah memanfaatkan secara Free alias Gratisan. Contohnya: Facebook, Twitter, Linkedin, Youtube, dan social media lainnya yang dapat kita dapatkan secara Gratis. Jika akan beriklan kebutuhan belanja Media khususnya melalui Social Media jauh lebih murah dibandingkan dengan konfensional. Saya bisa pastikan itu. Dan jangan khawatir, hampir semua orang jaman saat ini sudah pakai handphone berbasis internet,  bahkan Tablet dibawa kemana mana. Internet semakin murah dan mudah diakses. Jadi jangan takut, eranya sudah terbuka lebar dan perangkatnya semakin hari semakin murah.

Namun, harus berhati-hati, Social Media ini sangat dinamis dan dua-arah, jika ada keluahan, dengan mudah keluhan ini dengan cepat menyebar dalam hitungan detik. Maka manfaatkan dan juga jaga dengan baik-baik.

Saya sendiri, kebenaran, sangat antusias dengan Brand. Brand is my Passion. Saya sudah membantu banyak perusahaan kecil hingga besar untuk menciptakan brandnya. Jangan salah Brand untuk usaha kecil yang saya bantu, sebagai professional, tidak menawarkan harga selangit.

Brand yang saya lakukan tidak hanya design. Namun dimulai dengan analisa, observasi, research, konsep, dll. sehingga terciptanya sebuah Brand Strategy berikut design yang selaras dengan Brand Strategy tersebut.

Coba lihat contoh dibawah ini

Brand: Muffine

This slideshow requires JavaScript.

Jika ingin melihat beberapa Brand yang pernah saya kerjakan klik Disini 

Dengan menciptakan Brand yang baik dan terencana untuk saat ini dan dimasa akan datang, dan memanfaatkan Social Media yang benar. Seperti Muffine, dalam waktu kurang dari satu bulan penjualannya sangat diluar perkiraan…. luar biasa.

Mudah-mudahan tulisan ini dapat membuka wawasan bagi teman-teman yang ingin memulai menjadi pengusaha.

About Dimas Mardjono
I always treat myself as a student, and I always keep on learning through my ups and downs. This blog talks about brand, branding, social issues, what’s going on in the world, way of thinking, etc. With this blog, I hope I could provide benefit to readers, so share my article to your friends. Life isn’t about finding yourself, Life is about creating yourself.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: