Brand Yang Inspirasional! Bagaimana Bisa Seperti Itu?


Bagaimana Anda dapat menjelaskan saat ada hal terjadi yang tidak seperti Anda asumsikan? Atau, bagaimana Anda menjelaskan saat orang lain bisa meraih sesuatu yang tampak bertentangan dengan semua asumsi kita? Sebagai contoh: Mengapa Apple sangat inovatif? Tahun demi tahun mereka selalu lebih inovatif daripada para pesaingnya. Padahal, mereka hanya sebuah perusahaan komputer. Mereka seperti perusahaan lainnya. Mereka memiliki akses yang sama untuk talenta yang sama, peragenan yang sama, konsultan yang sama, dan media yang sama. Lalu, mengapa mereka tampak memiliki sesuatu yang berbeda?

Ada suatu hal yang berperan di sini. Setelah saya mempelajari Brand Essence dan proses otak manusia berfikir, ternyata, ada sebuah pola, yaitu bahwa semua pemimpin besar dan inspiratif dan organisasi-organisasi besar di dunia, seperti Apple, Apple berpikir, bertindak dan berkomunikasi dengan cara tertentu. Dan hal ini sama sekali bertolak belakang dengan orang-orang lainnya. Yang saya akan jelaskan adalah penyusunannya. Dan mungkin ini adalah ide paling sederhana di dunia. Saya menyebutnya BrandBrain.

Mengapa? Bagaimana? Apa? Ide kecil ini menjelaskan mengapa beberapa organisasi dan pemimpin mampu menjadi inspiratif, sedangkan yang lain tidak. Saya akan menjelaskan secara singkat. Setiap orang, setiap organisasi di planet ini tahu apa yang mereka lakukan, 100%. Beberapa di antaranya tahu bagaimana mereka mengerjakannya, baik disebut value proposition distinction atau ownership process, atau Unique Selling Proposition Anda. Namun, sangat sedikit sekali orang atau organisasi yang tahu mengapa mereka mengerjakan hal itu. “Mengapa” yang saya maksud bukanlah “untuk mendapat untung.” Itu adalah hasil. Selalu demikian. “Mengapa” yang saya maksud: Apa tujuan Anda? Apa alasan Anda? Apa keyakinan Anda? Mengapa organisasi Anda ada? Mengapa Anda bangun pagi? Mengapa orang lain sebaiknya peduli?

Sebagai hasilnya, cara kita berpikir, bertindak, berkomunikasi adalah dari luar ke dalam. Ini nyata. Kita berjalan dari hal yang paling jelas ke yang paling tidak jelas. Namun, pemimpin yang inspiratif dan organisasi yang inspiratif, tanpa memperhatikan seberapa besar dan industri mereka, semua berpikir, bertindak dan berkomunikasi dari dalam ke luar.

Saya akan memberikan sebuah contoh. Saya menggunakan Apple karena mudah dipahami dan semua orang mengerti. Jika Apple seperti yang lainnya, pesan pemasaran mereka mungkin akan seperti ini:

“Kami membuat komputer hebat. Komputer ini didesain dengan indah, sederhana dan mudah digunakan. Anda mau membeli?”

Hmmm….mungkin saya berfikir beberapa kali untuk membelinya.

Begitulah kebanyakan dari kita berkomunikasi. Begitulah kebanyakan pemasaran dan penjualan dilakukan. Dan juga kebanyakan dari kita saling berkomunikasi. Kita mengatakan apa yang kita lakukan, bagaimana kita berbeda atau lebih baik lalu kita berharap timbal balik, sebuah pembelian, hak pilih, dan sebagainya.

Begini Apple sebenarnya berkomunikasi.

“Semua yang kami lakukan, kami percaya dalam menentang kondisi yang memiliki situasi saat ini ada (status quo). Kami percaya dalam berpikir secara berbeda (Think Different). Cara kami melawan status quo adalah kami mendisain produk kami dengan indah sederhana dan mudah digunakan. Kami baru saja membuat komputer yang hebat. Anda mau membeli?”

Sangat berbeda kan? Anda siap membeli komputer dari saya.

Yang saya lakukan adalah membalik urutan informasi. Hal ini membuktikan bahwa orang tidak membeli apa yang Anda kerjakan; orang-orang membeli alasan Anda mengerjakannya. Orang membeli mengapa Anda mengerjakannya, bukan apa yang Anda kerjakan. Hal ini menjelaskan mengapa setiap orang yang sedang membaca artikel ini merasa nyaman membeli komputer dari Apple. Tapi kita juga nyaman dalam membeli MP3 player atau telepon dari Apple, atau DVR dari Apple. Padahal, Apple hanyalah perusahaan komputer.

Tidak ada yang membedakan mereka secara struktural dari para pesaing mereka. Pesaing mereka juga mampu membuat produk-produk tersebut. Faktanya, mereka telah mencoba. Dell muncul dengan MP3 player dan PDA. Mereka membuat produk berkualitas tinggi. Mereka juga membuat produk yang desainnya bagus. Tapi tidak ada yang membeli. Faktanya, sekarang kita tidak bisa membayangkan membeli MP3 player dari Dell. Mengapa Anda membeli MP3 player dari perusahaan komputer? Namun kita melakukannya tiap hari.

Orang membeli mengapa Anda mengerjakannya, bukan apa yang Anda kerjakan. Tujuannya bukanlah untuk berurusan dengan setiap orang yang butuh sesuatu yang Anda miliki. Tujuannya adalah berurusan dengan orang-orang yang percaya dengan apa yang Anda percayai. Inilah bagian terpentingnya.

Yang saya ceritakan bukanlah pendapat saya. Ini semua berdasarkan prinsip biologi. Yes…biologi. Jika Anda melihat belahan otak manusia, dari atas ke bawah, Otak manusia yang Anda lihat sebenarnya bisa dibagi menjadi 3 bagian utama yang berhubungan dengan BrandBrain. Otak terbaru kita, otak dari homo sapien, di lapisan luarnya, Neocortex, mewakili tingkatan “apa”. Lapisan luar otak bertanggung jawab untuk segala pemikiran yang analitis dan rasional serta kemampuan bahasa. Dua bagian di tengah adalah sistem Limbic otak. Limbic otak bertanggung jawab untuk perasaan kita, seperti kepercayaan dan kesetiaan. Limbic juga mengatur semua perilaku manusia, pengambilan keputusan, tidak ada hubungannya dengan bahasa.

Dengan kata lain, saat kita berkomunikasi dari luar ke dalam, orang bisa mengerti banyak informasi yang sulit, seperti fitur, keuntungan, fakta dan angka. Tapi hal itu tidak menggerakkan perilaku. Saat kita berkomunikasi dari dalam ke luar, kita sedang berbicara secara langsung dengan bagian otak yang mengendalikan perilaku, lalu orang akan merasionalisasikannya dengan benda yang kita katakan dan melakukannya. Anda tahu, terkadang Anda bisa memberikan semua fakta dan angka, dan mereka berkata, “Saya tahu semua fakta dan rincian tersebut, tapi kok terasanya masih tidak cocok, belum pas?” Mengapa kita menggunakan kata “terasa” tidak cocok, belum pas? Karena bagian otak yang mengendalikan pengambillan keputusan, tidak mengendalikan bahasa. Dan hal terbaik yang dapat kita pikirkan adalah, “Saya tidak tahu. Tapi rasanya tidak cocok.” Atau terkadang Anda berkata bahwa Anda mengikuti kata hati. atau Anda mengikuti jiwa Anda. Sebenarnya, bukan bagian tubuh lainnya yang mengendalikan perilaku Anda. Semua terjadi di otak Limbic Anda, bagian otak yang mengendalikan pengambilan keputusan, bukan bahasa.

Tapi jika Anda tidak tahu mengapa Anda mengerjakan yang Anda kerjakan. dan orang hanya akan merespon mengapa Anda mengerjakan yang Anda kerjakan maka bagaimana Anda bisa membuat orang lain memilih Anda, atau membeli sesuatu dari Anda, atau, yang lebih penting lagi, menjadi setia dan ingin menjadi bagian dari apa yang Anda kerjakan.

  • Tujuannya bukan hanya menjual sesuatu yang Anda punyai ke orang yang memerlukan, tujuannya adalah menjual ke orang yang percaya apa yang Anda percayai.
  • Tujuannya bukan hanya mempekerjakan orang yang membutuhkan pekerjaan; tapi untuk mempekerjakan orang yang percaya apa yang Anda percayai.

Saya selalu berkata, jika Anda menggaji orang karena mereka mampu bekerja untuk Anda, mereka akan bekerja untuk uang Anda, tapi jika Anda menggaji orang yang percaya apa yang Anda percayai, mereka akan bekerja untuk Anda dengan darah, keringat dan air mata.

Orang tidak membeli apa yang Anda kerjakan, tetapi mengapa Anda mengerjakannya. Dan jika Anda mengatakan apa yang Anda yakini, Anda akan menarik mereka yang percaya pada yang Anda yakini.

About Dimas Mardjono
I always treat myself as a student, and I always keep on learning through my ups and downs. This blog talks about brand, branding, social issues, what’s going on in the world, way of thinking, etc. With this blog, I hope I could provide benefit to readers, so share my article to your friends. Life isn’t about finding yourself, Life is about creating yourself.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: