Dimana Utang Amerika? – Tetap Didesign (Infographic)


VE-AMERICAS DEBT

Utang kolektif Amerika, juga disebut utang nasional atau hutang publik, merupakan uang yang pemerintah AS berutang kepada pemilik instrumen hutang yang dikeluarkan oleh treasury AS. Ada beberapa jenis instrumen utang yang dikeluarkan oleh US Department of Treasury. Semua item secara kolektif disebut kas.

Amerika selalu memiliki utang. Sejak abad ke-18, negara telah membawa beban utang yang berfluktuasi dengan iklim politik dan sosial. Pada tahun 1860, utang Amerika adalah $ 65 juta. Perang Saudara membawa lonjakan besar dalam utang. Perang Dunia I dan Perang Dunia II juga membawa kenaikan besar dalam utang. Angka-angka terbaru utang Amerika telah letakkan di nomor yang paling tajam sejak tingkat utang melonjak selama Perang Dunia II.

Utang Amerika, seperti yang berutang ke negara-negara asing, telah terus meningkat dari tahun ke tahun. Utang kotor di triliunan dolar AS adalah sekitar $ 10 triliun pada 1940. Pada tahun 1950, kemudian meningkat menjadi sekitar $ 18 triliun. Setelah jatuh selama beberapa dekade, mulai naik lagi pada akhir 1980-an. Pada tahun 2009, utang Amerika lagi-lagi naik menjadi $ 18 triliun. Hal ini diproyeksikan akan terus meningkat selama beberapa tahun mendatang. Pada tahun 2011 diproyeksikan menjadi sekitar $ 20 triliun. Jumlah proyeksi utang Amerika dalam beberapa tahun ke depan sama dengan 100 persen dari PDB AS.

Source: http://visualeconomics.creditloan.com/where-is-americas-debt/

Advertisements

Prediksi Mengerikan di Tahun 2012 – ObamaGeddon


Predikisi ini saya dapatkan dari seseorang bernama Gerald Celente. Dia telah melakukan prediksi sebelumnya dengan sangat akurat dan benar-benar terjadi. Celente bukanlah peramal, melainkan pelaku analisa trend secara global. Jika ingin mengetahui lebih banyak tentang Celente click disini.

Dibawah ini adalah sekelumit ulasannya:

Apa yang terjadi di bawah pemerintahan Obama akan terjadi dalam tingkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dengan skema penyelamatan, rencana bailout, pengambilalihan perusahaan besar yang dilakukan terus menerus.

Hal ini telah berlangsung cukup lama tetapi dalam percepatan pada tingkat yang membuat AS, yang digunakan sebagai kerajaan kewirausahaan, menjadi negara penyelamat “terlalu besar-untuk-gagal (too-big-too-fail).” Kondisi ini menjadi  pembangkrut negara. Pemerintah sekarang dalam gadaian sebanyak US$ 546.000 per rumah tangga. Walaupun diwajibkan, gadaian yang sangat tinggi ini tidak pernah akan mampu untuk dilunasi gadaiannya.

Kita akan melihat banyak kejadian di AS yang belum pernah terjadi sebelumnya (unprecedented); kerusuhan pangan, protes pajak, pemberontakan petani, pemberontakan mahasiswa, penghuni-penguni liar, pemberontakan tunawisma, kota tenda, mal-mal kosong berhantu, pemogokan umum, bos perusahaan sempat untuk tidur siang, penculikan, aturan ala gangster tingkat jalanan dibuat oleh penduduk dan teror …

Coba perhatikan berita di internet mengenai Occupy Wall Street dan Occupy-occupy lainya. AS sudah mulai kacau.

Bila terus berlanjut dengan cara seperti ini yang dilakukan oleh pemerintah AS dan sebagian negara-negara di Eropa, maka akan menjadi krisis besar secara global. AS dan Eropa pada saat ini sedang memiliki hutang Negara yang ultra fantastis– hutang AS sebesar US$ 15.4 Trillion. Belum lagi dengan kemungkinan terjadinya perang antara Irand-AS.

Tapi jangan kawatir, ada kutipan mengatakan bahwa di dalam kondisi krisi pasti ada kesempatan. Carilah kesempatan ini, sering-seringlah melakukan analisa di internet.

Israel Memancing AS Untuk Perang Dengan Iran


Sumber: PressTVGlobal, ‘Israel luring US into war with Iran,’ 4 Januari 2012

Artikel kali ini saya dapatkan dari PressTV. Mengapa saya ingin berbagi karena efeknya, jika terjadi perang atara AS dan Iran, maka harga minyak dunia akan melonjak tajam. Saya melakukan komparasi berita antara sumber dari AS dan Non-AS ternyata jelas-jelas berbeda. Dari AS (Eropa dan negara negara kroninya) seakan-akan Iran adalah penjahat. Dari sisi lain, Iran justru merasa negaranya diobok-0bok oleh polisi dunia (siapa lagi!) dalam segala hal; ekonominya, ketentraman rakyatnya, perdagangannya, dan lain lain.

Iran selama 3 dekade lebih telah diembargo, dan kali ini Iran akan diberi sanksi jika tidak memberhentikan ekspor minyak dari negaranya. Alhasil Iran terus melakukan latihan perang di selat Hormuz. Selat Hormuz akan ditutup oleh Iran jika sanksi tersebut benar benar di tetapkan. Menurut saya, AS ini semena-mena. Minyak dari hasil negaranya sendiri tidak boleh diekspor. Hak negara kok dirampas.

Berikut ini berita saya terjemahakan dari sumbernya:

Seorang komentator politik Amerika mengatakan Israel merakayasa sebuah skenario agar seakan-akan Iran melakukan serangan terhadap kapal-kapal Amerika di Teluk Persia untuk memancing AS ke dalam perang dengan Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan Press TV, James Morris mengatakan Israel mungkin melakukan rekayasa yang mirip dengan insiden USS Liberty dan “rekayasa serangan terhadap sebuah kapal Amerika untuk menarik AS ke dalam perang terhadap Iran.”

Pada tahun 1967, selama Perang Enam Hari antara Israel dan beberapa negara Arab, Angkatan Udara Israel menyerang USS Liberty, sebuah kapal penelitian Amerika teknis, di utara Semenanjung Sinai, sebelah barat laut dari kota Arish Mesir.

Serangan itu menewaskan 34 anggota awak, 170 terluka, dan merusak kapal sangat parah. Setelah melakukan penyelidikan, pemerintah Israel dan Amerika Serikat mengeluarkan laporan yang menyimpulkan serangan itu kesalahan, karena kebingungan Israel tentang identitas USS Liberty.

Bayangkan kalau perang ini benar-benar terjadi. Harga minyak dunia akan melonjak tajam. Semua orang di dunia akan mendapatkan masalah yang sangat besar. Semua harga-harga akan melonjak tinggi di pasaran. Menurut saya biang kerok dari masalah ini justru harus ditangkap dan diadili pengadilan dunia. Nah…kira-kira bisa ngga?

7 Tahapan Proses Uang dan Perpindahan Kekayaan


Sebelumnya, walaupun sedikit telat, Selamat Tahun Baru 2012.

Secara historis siklus ini “7 Tahapan Proses Uang dan Perpindahan Kekayaan” berkali-kali telah terjadi. Dari jaman Romawi, runtuhnya German pada Perang Dunia I, dan AS telah 2 kali terjadi setelah Perang Dunia II (The Great Depression) & perang melawan Vietnam. AS kalah dari Vietnam. Tapi Rambo membikin kesan AS menang. Oooohh Film 😀

Berikut adalah 7 tahapan siklus yang pernah terjadi. Dan sejarah telah menunjukan pengulangannya. Mengapa? Karena system ciptaan manusia tidak pernah sempurna sehingga pada saatnya hancur, perlu dibangun kembali dari awal.

 1. Uang Baik

Negara selalu bermula, di mana uang tersebut didukung oleh emas. Dan biasanya didukung oleh Emas.

2. Program Sosial

Sebagai bangsa yang mulai berkembang, ekonomi dan sosialnya juga akan berkembang. Negara tersebut mulai mengambil lebih banyak dan lebih dari beban ekonomi Negara itu sendiri. Menambahkan lapisan demi lapisan proyek pekerjaan umum dan program-program sosialnya.

3. Belanja Militer

Seiring dengan Program Sosial diatas, kemakmuran ekonomi bangsa terus bertumbuh. Pengaruh politiknya akan ikut berpengaruh. Di saat ini Negara tersebut mulai meningkatkan pengeluaran untuk mendanai militer secara besar-besaran.

4. Perang!

Dari pengeluaran untuk kebutuhan militer secara besar-besaran, bangsa tersebut akan benar-benar menggunakan militernya. Melakukan peperangan atau membantu Negara lain dalam peperangan. Dalam hal ini , kebutuhan pengeluaran akan membengkak dan terus berkembang lebih besar lagi. Ini akan berdampak pada proses nomer 5.

Contohnya AS, melakukan perang dimana-mana. Terutama di Timur Tengah dengan dalih melawan terorisme dan mengajak sekutunya untuk turut serta dalam peperangan melawan terorisme. AS melakukan propaganda ke seluruh dunia untuk meyakinkan Negara-negara lain di dunia ini bahwa semua memiliki musuh yang sama yaitu Teroris. Menurut saya, propaganda tersebut adalah akal-akalan group tertentu sehingga pedagang senjata langsung super kaya mendadak.

Maaf sedikit menyamping seperti paragraf di atas. Saya mau cerita sedikit tentang Iran. Iran dikenakan sanksi karena tidak mengikuti aturan IAEA (International Atomic Energy Agency). Iran dituding AS dan kroninya bahwa memiliki senjata pemusnah masa (WMD – Weapon of Mass Destruction). Sama halnya tudingan AS dan kroninya ketika Iraq memiliki WMD ternyata terbukti tidak ada saat Saddam Husein masih menjadi Presiden Iraq.  Iran sudah 3 dekade diembargo oleh dunia, sehingga Iran sangat mandiri. Lihat kekuatan Iran akan militernya. Coba saja lihat di internet, YouT*be, dll. Wuiihhh canggih…TOP.

Nah akhir-akhir ini, Iran akan dikenakan sanksi lagi (oleh AS dan kroninya) yaitu sanksi ekspor minyak. Saat ini Angkatan Laut Iran sedang latihan di Selat Hormuz (lihat map). Tujuannya akan menutup jalur minyak. Jika Iran dikenakan sanksi tersebut, maka harga minyak pastinya akan melejit gila-gilaan. Selat Hormuz memang rute lalu lalang kapal minyak untuk kawasan timur tengah.

AS pun akan menyerang Iran (gertak atau tidak, saya tidak tahu tapi di berita sedang panas-panasnya). Kalaupun benar AS akan menyerang Iran, maka Perang Dunia ke III akan dimulai.

5. Mata Uang FIAT

Untuk mendanai perang, negara mulai mencuri kekayaan rakyatnya dengan mengganti uang mereka dengan mata uang yang dapat dibuat/ dicetak dalam jumlah tidak terbatas. Ini disebut Mata Uang FIAT. Mata Uang FIAT tidak didukung oleh apapun. Pemerintah hanya membuat keputusan mengatakan bahwa uang yang telah dicetak bernilai sesuai nilai yang tertera. Contohnya secarik kertas tersebut, bertinta ditambah gambar-gambar orang jaman dulu yang sudah meninggal hehehehe, bernilai 100 ribu maka uang itu bernilai 100 ribu. Padahal kertas bertinta dengan gambar orang jaman dulu yang sudah meninggal tidak didukung oleh Emas.

Kejadian ini sudah terjadi, contohnya AS pada tahun 1971, ketika Presiden AS menyatakan bahwa mata uang AS tidak lagi di dukung oleh Emas ataupun Perak. Dan sampai saat ini Currency AS masih mempergunakan FIAT Currency.

Kalau Indonesia gimana? Coba cari bukti sendiri. Asumsi saya adalah FIAT, Karena mata uang kita terkena inflasi…semakin hari nilainya untuk membeli sesuatu terus melemah. Dan ini berlanjut ke proses berikutnya- nomer 6.

Memang sih…tidak cukup Emas untuk men-supply semua orang di seluruh dunia ini. Makin kesini kok uang kertas lebih banyak. Ya iyalah modal cetaknya lebih murah. Coba saja diperkirakan, untuk uang kertas lembaran 100ribu berapa modalnya cetaknya? Gak tau…tapi pastinya lebih murah dari pada uang logam. Hehehehe…

6. Inflasi

Nah karena Mata Uang FIAT terus menerus dicetak dan terus menyebar dimana-mana, sehingga terjadi over-supply mata uang. Negara juga mulai berhutang terus menerus, dan hutangnya terus meningkat (bisa lihat di artikel saya sebelumnya. Klik Disini). Akhirnya berdampak pada kenaikan harga-harga barang (semuanya: primer, sekunder, dan tersier).

Pernah terjadi di Zimbabwe, mereka pernah mencetak selembar uang kertas bernilai 100 trilliun (lihat gambar). Padahal hanya mampu membeli 3 butir telur. Hadeeeeuuuhhh…amit-amit. Gede amat tuh uang….hahahahaha. Dan di German jaman dulu (sebelum Hitler) pernah mencetak uang kertas dengan perlembarnya bernilai 10Million Mark. Wow!!!

Pada saat demikian rakyat hilang kepercayaannya pada mata uang negaranya sendiri. Oleh sebab itu Occupy Wall Street terus-terusan dilakukan.

7. Perpindahan Kekayaan

Yes…sesuai nama prosesnya. Di sini saatnya terjadi perpindahan kekayaan. Yang miskin tetap miskin. Menengah menjadi miskin. Yang Super-Kaya menjadi Ultra-Kaya. Biasanya Ultra Rich mengerti soal 7 Proses ini.

Nah saat ini posisi ini ada dimana. Yang pasti menurut saya ada di antara 6 & 7. . Nah… yang menengah mulailah berfikir akan kemanakah uang sebaiknya disimpan ataupun harus diinvestasikan kemana? Kalau berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa pastinya akan ikut bangkrut.

2012 Global Meltdown: Waspadalah!


20111230-040612.jpg

Judulnya memang mengerikan, namun bisa saja akan terjadi di beberapa negara luar negeri, dan Indonesia dapat merasakan dampaknya. Efek domino.

Akhir Desember 2011 ini, Presiden AS Obama meminta Congress untuk meningkatkan limit hutang AS menjadi US$ 16.4 Trillion dari US$ 14.2 Trillion. Permintaan penambahan hutang tujuannya untuk membayar hutang pemerintah kepada rakyat AS sendiri seperti Social Security, gaji pegawai pemerintah, gaji para militer, dll.

Ternyata AS juga banyak meminjam uang kepada negara-negara lain dengan jaminan US Treasures Securities/ surat hutang/ Bonds.

Berikut adalah 10 besar pemegang US Treasures Securities dengan sub-total sebesar 77%, dengan pembagian sebagai berikut:

China 26.4%, Japan 19.8%, UK 5.5%, Oil Exporters(1) 4.6%, Brazil 4.3%, Caribbean Banking Centers(2) 3.6%, Taiwan 3.5%, Russia 3.8%, Hong Kong SAR 3.1%, Switzerland 2.4%.

Sumber: U.S. Treasury (revisi dimulai Juni 2010, dan survey diselesaikan pada 28 February 2011)
1) Saudi Arabia, Venezuela, Libya, Iran, Iraq, the United Arab Emirates, Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Ecuador, Indonesia, Algeria, Gabon, and Nigeria
2) Bahamas, Bermuda, Cayman Islands, Netherlands Antilles, British Virgin Islands and Panama

Dan 23% dari negara lain.

Namun masalah hutang tidak hanya dialami oleh AS. Negar-negara Eropa, Asia, dan America Latin pun memiliki masalah yg sama.

Hutang gross dalam persentase dari PDB 2011:

Austria 82%, France 99%, Germany 85%, Russia 9%, Greece 130%, Republic of Ireland 93%, Italy 119%, Japan 204%, Netherlands 82%, Portugal 97%, Spain 74%, United Kingdom 94%, United States 100%, Asia(1) 41%, Central Europe(2) 29%, Latin America(3) 35%

Sumber: International Monetary Fund, World Economic Outlook (emerging market economies); Organization for Economic Co-operation and Development, Economic Outlook (advanced economies)
1) China, Hong Kong SAR, India, Indonesia, Korea, Malaysia, the Philippines, Singapore dan Thailand
2) The Czech Republic, Hungary dan Poland
3) Argentina, Brazil, Chile dan Mexico

Untuk Indonesia sendiri hutang dari PDB kurang lebih sebesar 20%.

Ternyata 2012 yang akan datang cukup mengerikan. Saya hanya ingin berbagi agar dapat mengingatkan teman-teman untuk berwaspada. Cobalah untuk mengurangi spending, dan lakukan investasi terhadap barang yang bersifat fisik, namun tidak dianjurkan untuk investasi terhadap barang fisik yg akan turun nilainya sejalan dengan berjalannya waktu.

Coba saja lakukan observasi terhadap Greece (Yunani) dan Italy baru baru ini. Coba juga perhatikan apa yang terjadi di Lybia Di tahun 2011 ini. Occupy Wall Street dan Occupy-occupy lainnya di seluruh dunia. Bahkan di AS sendiri sudah mulai banyak demo sporadis menentang Federal Reserve Bank, kurangi government spending, bail out terhadap Goldman Sachs, MF Global, dll.

Anda boleh percaya atau tidak. Artikel ini hanya sebuah analisa dan observasi saya dari berita, dan dari teman saya yang berada di AS. Bisa saja analisa saya salah dan bisa juga benar. Saya hanya menyaksikan trend yAng terjadi di dunia ini. Trend yang menunjukan Global Meltdown.

Maka ada sebuah kalimat berbunyi semacam ini “When there is a crisis, there is also an opportunity.” Perpindahan kekayaan justru akan terjadi di momen yg buruk seperti ini.

US Debt Crisis – 2012 is only for America


I think it’s going to affect everyone in the world! What is going to happen in the world in US, Europe, and China are pretty much the same. We cannot avoid it. But we can play along with it and observe what you can benefit from it.

World in US, Europe, and China are pretty much the same. We cannot avoid it. But we can play along with it and observe what you can benefit from it.

If you really pay attention in the video when it talks about “Inflation + Recession.” Inflation happens when you feel that the prices of goods and commodities become more and more expensive. This is because the value of the currency is weakening.

In order to solve Recession, government has to create jobs. So the government has to borrow money from the Fed (US Treasures has to issue IOU as collateral to the Fed). So the Fed print more paper currency out of thin air and give the money to government with Interest and then jobs are created. This means debt gets bigger and bigger, more and more currency circulates, and the inflation get worsen.

In the video also shows that US Debt is $ 14 trillion, and that Debt equal to the National GDP. But what I think it is more than that amount mentioned. Most governments in all countries never tell the truth.

So what do you think? Is your money (I like to call it toilet paper, sorry…) you save in the bank plus interest can save you from the Inflation? Perhaps, you are thinking that your savings + interest can overcome the rate of speed of inflation. Guess what you will go bankrupt if you think this way.

2012 is coming. It’s President’s election year. I don’t think the elected President is going to say “sorry guys we are bankrupt because we have too much Debt.” Instead, the president, will borrow more currency (that damn FIAT Currency) and the Debt becomes ultra big.

This moment, the crisis, or what ever you want calls it, a wealth transfer is happening. And it’s been going on already without you knowing it. I would suggest to do some research, and find out what you think is good for your investment.

Like Larry Bates, in his book The Money Masters: How International Bankers Gained Control of America (1998), said, “wealth is not destroyed, it is merely transferred”

This is only my opinion. I am no financial nor investment guru. I am not endorsing any financial institutions what so ever. You can believe me or not is entirely up to you.

%d bloggers like this: