Israel Memancing AS Untuk Perang Dengan Iran


Sumber: PressTVGlobal, ‘Israel luring US into war with Iran,’ 4 Januari 2012

Artikel kali ini saya dapatkan dari PressTV. Mengapa saya ingin berbagi karena efeknya, jika terjadi perang atara AS dan Iran, maka harga minyak dunia akan melonjak tajam. Saya melakukan komparasi berita antara sumber dari AS dan Non-AS ternyata jelas-jelas berbeda. Dari AS (Eropa dan negara negara kroninya) seakan-akan Iran adalah penjahat. Dari sisi lain, Iran justru merasa negaranya diobok-0bok oleh polisi dunia (siapa lagi!) dalam segala hal; ekonominya, ketentraman rakyatnya, perdagangannya, dan lain lain.

Iran selama 3 dekade lebih telah diembargo, dan kali ini Iran akan diberi sanksi jika tidak memberhentikan ekspor minyak dari negaranya. Alhasil Iran terus melakukan latihan perang di selat Hormuz. Selat Hormuz akan ditutup oleh Iran jika sanksi tersebut benar benar di tetapkan. Menurut saya, AS ini semena-mena. Minyak dari hasil negaranya sendiri tidak boleh diekspor. Hak negara kok dirampas.

Berikut ini berita saya terjemahakan dari sumbernya:

Seorang komentator politik Amerika mengatakan Israel merakayasa sebuah skenario agar seakan-akan Iran melakukan serangan terhadap kapal-kapal Amerika di Teluk Persia untuk memancing AS ke dalam perang dengan Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan Press TV, James Morris mengatakan Israel mungkin melakukan rekayasa yang mirip dengan insiden USS Liberty dan “rekayasa serangan terhadap sebuah kapal Amerika untuk menarik AS ke dalam perang terhadap Iran.”

Pada tahun 1967, selama Perang Enam Hari antara Israel dan beberapa negara Arab, Angkatan Udara Israel menyerang USS Liberty, sebuah kapal penelitian Amerika teknis, di utara Semenanjung Sinai, sebelah barat laut dari kota Arish Mesir.

Serangan itu menewaskan 34 anggota awak, 170 terluka, dan merusak kapal sangat parah. Setelah melakukan penyelidikan, pemerintah Israel dan Amerika Serikat mengeluarkan laporan yang menyimpulkan serangan itu kesalahan, karena kebingungan Israel tentang identitas USS Liberty.

Bayangkan kalau perang ini benar-benar terjadi. Harga minyak dunia akan melonjak tajam. Semua orang di dunia akan mendapatkan masalah yang sangat besar. Semua harga-harga akan melonjak tinggi di pasaran. Menurut saya biang kerok dari masalah ini justru harus ditangkap dan diadili pengadilan dunia. Nah…kira-kira bisa ngga?

Advertisements
%d bloggers like this: